Tradisi jarah kubur sebelum bulan suci Ramadhan merupakan pemandangan rutin di hampir semua tempat pemakaman umum di Kota Medan atau mungkin juga diseluruh penjuru tanah air ini. Semua orang berduyun-duyun memenuhi hampir semua tempat pemakaman umum yang ada. Tapi pernah anda bertanya, kenapa hal itu bisa terjadi hampir setiap tahunnya? dan apa yang melatarbelakangi orang-orang tersebut melakukannya? Pernahkah hal itu tersebut terpikir oleh anda? Saya pernah menanyakan hal tersebut ke beberapa orang dan saya mendapat jawaban berbeda-beda dari setiap orang. Ada orang yang mengatakan, "Jarah kubur itu sudah tradisi turun menurun dari keluarganya" dan ada juga yang menjawab "Supaya mereka bisa mendoakan arwah keluarga mereka yang telah meninggal dunia" dan masih banyak lagi jawaban lain yang saya kira itu bukanlan jawaban inti sebenarnya dari tradisi jarah kubur tersebut.
Dari beberapa pendapat yang saya dengar tersebut, sekarang ini orang justru banyak salah kaprah mengenai "apa sebenarnya hikmah dibalik dari jarah kubur itu?" atau "apakah jarah kubur itu memang harus dilakukan ataukah tidak?"
I think simple untuk hal itu, hikmahnya menurut saya dari jarah kubur itulah adalah "supaya mengingatkan kita bahwa suatu hari kelak kita pasti akan berada disana, dan apakah kita sudah siap untuk menghadapinya? Kita disuruh untuk "musabah diri" atau dengan bahasa umumnya agar kita bisa introspeksi diri "apakah kita sudah mempersiapkannya diri kita dari saat ini untuk menghadapi hari itu kelak?" Kalau mengenai mendoakan arwah bagi keluarga yang sudah meninggal dunia, apakah anda hanya melakukannya hanya 1 tahun sekali saja waktu mau masuk bulan suci ramadhan? Do'a itu bisa kita lakukan setiap saat dan setiap detik kalau menurut saya, jadi kapanpun kita bisa berdoa untuk kerabat-kerabat kita yang telah meninggal dunia.
Itu pendapat saya, bagaimana dengan pendapat anda?

Related Posts :



7 comments

  1. Lyla // September 1, 2008 at 8:39 PM  

    aku juga kemarin pas pulkam ziarah kubur... maknanya ya untuk mengingatkan kita kalo kita juga akan mati bukan untuk cari2 yang aneh :)

  2. siwahyu // January 15, 2009 at 10:38 AM  

    menurut gue sih benar semua tetapi kenapa harus dikhususkan menjelang bulan ramadhan? apakah ada contohnya pada jaman Rasulallah dulu? sepertinya ga ada deh. cukup mengingatkan saja kalau kita kelak akan ada disana, dengan perbanyak melakukan hal2 yg baik dan jangan lagi melakukan bid'ah

  3. Kodil // January 15, 2009 at 2:23 PM  

    siwahyu : bener mas..memang itu sebenarnya tujuan kita dan ziarah kubur juga ngak mesti harus dibulan ramadhan

  4. ulfa // August 12, 2010 at 3:50 PM  

    Sependapat deh.... :-)

  5. ikat pinggang // November 3, 2011 at 11:14 AM  

    Ziarah kubur menjalang puasa adalah sebuah tradisi yang bagus, hikmah yang diambil sepetti yag telah apa agan tulis,yaitu mengingat kan kembali bahwa suatu saat akan menjadi bagian dari ahli kubur. Apalgi menjelang puasa adalah untuk menambah motivasi menjalankan ibadah di bulan puasa

  6. Biaya Haji 2012 // August 1, 2012 at 9:07 AM  

    iya setuju :)

  7. paket umroh 2013 // September 14, 2012 at 2:22 PM  

    setujuu gan! :)

Post a Comment