Showing posts with label Humor. Show all posts
Showing posts with label Humor. Show all posts

Ada seorang lelaki tua yang hobbynya memelihara banyak burung. Pada suatu pagi, semua burung kesayangannya telah hilang. Merasa si pencuri sudah keterlaluan, lelaki tua itu pun membawa masalah ini di pertemuan mingguan di kampungnya.

Lelaki tua : "Siapa disini yang punya burung?" Seluruh penduduk laki-laki segera berdiri. Menyadari kesalahannya dalam bertanya, lelaki itu menambah: "Bukan itu maksud saya, maksud saya adalah, siapa yang pernah lihat burung?" Maka seluruh penduduk wanita berdiri.

Karena menyadari pertanyaannya masih tidak betul, maka dengan muka merah padam dia menyambung, "Maaf, bukan itu maksud saya" Sekali lagi dia coba bertanya, "Maksud saya adalah siapa yang pernah lihat burung yang bukan miliknya" Separuh penduduk wanita berdiri.

Muka lelaki itu makin merah, dan juga makin gugup, segera berkata lagi, "Maaf sekali lagi, bukan
ke arah itu pertanyaan saya, maksud saya adalah, siapa yang pernah lihat burung saya?" Lalu...Isteri lelaki itu pun berdiri... dan seorang wanita yang lain...

Maka kali ini merah padam pula muka si isteri ..! Lelaki itu pun cabut lari. Menyesal udah tanya soal burung....Dari kejauhan si Maling tersenyum dan dalam hati berkata "Wuuuooo...O. .. kamu ketahuannnn. .. "

Suatu pagi Mbah Bejo yang masih kuat, ke rumah sakit menemui seorang dokter untuk memeriksakan diri apakah masih subur atau tidak.
Mbah Bejo : “Pak dokter, saya ingin tau apakah saya masih subur atau tidak.”
Dokter : “Ooo… itu. Sekarang bapak bawa toples ini pulang, besok kembali lagi ya.”
Besoknya Mbah Bejo kembali lagi menghadap dokter, namun dengan toples yang isinya kosong.
Dokter : “Lho kok nggak ada isinya? Nanti memeriksanya bagaimana?”
Mbah Bejo : “Begini ceritanya dokter, saya itu sudah berusaha, tapi tidak bisa, pertama saya memakai tangan kiri saya, terus saya memakai tangan kanan saya beberapa kali, tapi tidak bisa juga. Lalu istri saya pun membantu saya. Pertama dengan tangan kanannya, tapi tidak berhasil, dicoba dengan kedua tangannya pun tetap tidak bisa.
Dokter : “Tidak bisa?”
Mbah Bejo : ‘Kebetulan keponakan saya si Ayu yang berumur 17 tahun ada di rumah. Saya coba minta tolong dengan tangannya yang lembut.”
Dokter : “Minta bantuan keponakan bapak?!!”
Mbah Bejo : “Iya dokter… dia mencoba dengan kekuatan yang dia punya tapi tetep tidak bisa, terus keponakan saya mencoba menggunakan jepitan kedua kakinya.”
Dokter : “Dengan kedua kakinya?!!”
Mbah Bejo : “Bener dokter… dengan kedua kakinya pun tetep tidak bisa.”
Dokter : “Tetap tidak bisa?!!”
Mbah Bejo : “Iya dokter… terus saya coba minta bantuan tetangga saya bu Sri.”
Dokter : “Tetangga bapak!!”
Mbah Bejo : “Dia langsung menggunakan mulutnya, dia gigit-gigit sedikit beberapa kali, tetep tidak bisa.”
Dokter : “Tidak bisa juga?!… Gila!!”
Mbah Bejo : “Makanya saya datang kemari untuk meminta bantuan pak dokter.”
Dokter : “Apa!! Tidaaaaak…! Saya tidak mau!”
Mbah Bejo : “Terus bagaimana saya bisa diperiksa kalo pak dokter tidak mau membantu saya.”
Dokter : “Pokoknya saya tidak mau! Toples itu harus ada isinya!”
Mbah Bejo : “Bagaimana mau diisi dokter. Sampai sekarang saja tidak ada yang bisa membuka tutupnya.”
Dokter : “…”

Di suatu rumah sakit jiwa terdapat tiga pasien yang ingin di tes kewarasannya oleh sang dokter, maka dipanggillah pasien2 tersebut....

Dokter : "Pasien A, apa namanya ini ..?" (sambil nunjuk hidung)
Pasien A : "telinga dok ...."
Dokter : "ah... ternyata kamu belum waras", sambil memanggil pasien kedua

Dokter : "Pasien B, apa namanya ini ..?" (sambil nunjuk mata)
Pasien B : "mulut dok...."
Dokter : "wah kamu lebih parah", dan si dokter memanggil pasien terakhir....

Dokter : "Pasien C, apa namanya ini ...?" (sambil nunjuk mulut)
Pasien C : "pasti mulut dong ...."
Dokter : "wah kamu udah agak baikan... , tapi sekali lagi yah..."
Dokter : "apa namanya ini ..?" (sambil nunjuk mata)
Pasien C : "wah dokter ini bagaimana sih, itu khan mata dok."
Dokter : "ternyata kamu betul-betul sudah waras....."
Pasien C : "iya dong dok, orang khan mikir pake ini.." (sambil nunjuk jidat)
Dokter : "apa namanya itu ...?"
Pasien C : "pantat..... ..dok...! !!!!"
Dokter : " !@#$%@#$% >> .... ?????

Udin adalah seorang lelaki yang cukup umur tetapi belum menikah . Suatu hari Udin sempat membaca brosur di internet tentang keberadaan sebuah klub yang bernama Nudist Club, dimana klub ini adalah perkumpulan orang-orang yang tidak memakai baju sama sekali, alias Bugil. Dan ternyata Udin pun berminat untuk bergabung di klub itu.

Setelah menemukan alamat yang dimaksud, ternyata lokasinya berada di daerah perbukitan, tak jauh dari kota tempat tinggal Udin. Ada hamparan padang rumput yang luas, taman2 bunga, kolam renang dan sebuah Villa kecil. Dan Udin segera menuju Villa tersebut, setelah membuka pintu dan masuk, ternyata itu adalah tempat resepsionis. Ada seorang resepsionis yang cantik dan tanpa berbusana tentunya.

Resepsionis : Selamat siang Pak, ada yang bisa saya bantu?
Tommy : Selamat siang Mbak, nama saya Udin. Saya mau nanya apa benar ini tempatnya Nudist Club?
Resepsionis : Benar sekali Pak Udin, mau gabung?
Tommy : Iya, saya mau gabung tapi saya tidak tahu prosedurnya.
Resepsionis : Ooo..gampang sekali Pak Udin, Bapak tinggal mengisi formulir anggota dan membayar uang registrasi sebesar $400. Dan selama disini Pak Udin tidak boleh memakai pakaian selembar benang pun.
Tommy : Seperti Mbak ini ya?
Resepsionis : Betul sekali Pak
Tommy : Oke, baik lah Mbak.

Setelah mengisi formulir, membayar uang registrasi dan menanggalkan pakaiannya, Udin masuk ke melewati gerbang menuju taman bunga. Sambil jalan2 ditepi kolam renang dan berpapasan dengan seorang wanita cantik. Melihat hal tsb, Udin langsung ereksi, dan wanita tsb menghampiri Udin.
Wanita : Maaf, anda memanggil saya?
Udin : Tidak! Memangnya kenapa?
Wanita : Anda baru ya di sini?
Udin : Betul.
Wanita : Ooo begini ya Pak, menurut peraturan disini, kalo seorang pria berpapasan dgn wanita dan pria tsb mengalami ereksi. Itu berarti anda memanggil saya.
Udin : Ooo..begitu ya

Sesaat setelah itu, Udin langsung ditarik oleh wanita tsb menuju semak-semak, dan mereka pun bercumbu…………. Setelah selesai, wanita tsb pergi dan Udin pun berjalan lagi sambil tersenyum-senyum. Beberapa saat berkeliling, Udin melihat ada sebuah bangunan kecil, bercat biru dan ada pintunya dan Udin pun penasaran memasukinya. Setelah membuka pintunya dan masuk, ternyata itu adalah tempat Sauna dan ada seorang lelaki tinggi besar,ototnya kekar yang sedang mandi disana. Dan Udin pun ikut mandi juga. Beberapa saat kemudian tiba2 Udin terkentut, sangat keras sekali, sampai2 terdengar oleh lelaki tsb.

Lelaki : Maaf anda memanggil saya?
Udin : Tidak. Memangnya kenapa?
Lelaki : Anda baru ya disini?
Udin : Betul.
Lelaki : Ooo.. begini ya Pak, menurut peraturan disini, kalau seorang pria terkentut dan terdengar oleh orang lain, itu berarti anda memanggil saya.
Udin : Ooo..begitu ya Tapi sa

Tiba2 mulut Udin langsung di bekap, dan Udin disuruh ambil posisi nungging. Dan lelaki tersebut menyodomi Udin berkali-kali. Setelah selesai, lelaki tersebut pergi meninggalkan Udin yang setengah pingsan.

Beberapa saat kemudian setelah sadar, dengan tubuh yang loyo, Udin pergi menuju Resepsionis.
Resepsionis : Selamat Sore Pak Udin, Anda lemes sekali keliatannya? Ada yang bisa saya bantu?
Udin : Ya..ya..Sselamat so..sore..mungkin sebaiknya saya mengundurkan diri saja dari klub ini.
Resepsionis : Lho kenapa Pak Udin? Bapak kan baru bergabung tadi siang, belum juga satu hari.
Udin : Begini ya Mbak, Saya ini berumur 70 tahun, dan di usia saya yang sudah uzur ini, saya cuma mampu ber-ereksi hanya satu kali dalam sebulan. Tetapi dalam sehari saya bisa terkentut sampai 30 kali…..saya bener2 tidak kuat Mbak. Intinya saya harus mengundurkan diri dari keanggotaan, uang registrasi tadi Mbak simpan aja.
Resepsionis :..?????..?? ??..????